Perhatikan 4 Hal Penting Berikut Ini Sebelum Melakukan Pengobatan ke Spesialis Akupuntur

Perhatikan 4 Hal Penting Berikut Ini Sebelum Melakukan Pengobatan ke Spesialis Akupuntur

Akupuntur merupakan jenis pengobatan tradisional yang berasal dari China dan banyak digunakan sejak ribuan tahun yang lalu atau sering disebut juga sebagai TCM. Pengobatan tradisional yang satu ini dilakukan dengan cara menusukkan sebuah jarum halus ke bagian tubuh tertentu atau dapat juga menggunakan berbagai tehnik lain yang bertujuan untuk menyembuhkan penyakit yang diderita pasien. Bahkan, karena khasiat pengobatan tersebut sudah semakin dipercaya saat ini terdapat spesialis akupuntur  yang siap melayani semua keluhan penyakit Anda.

Perlu Anda ketahui bahwa dasar utama yang digunakan dalam metode pengobatan tradisional ini adalah dari kepercayaan adanya energi Qi yang nantinya akan mengalir ke seluruh bagian tubuh terutama area yang mengalami penyakit dan sering disebut dengan meridian. Umumnya selama ini tehnik akupuntur banyak digunakan untuk mengobati berbagai jenis gangguan kesehatan seperti penyakit pencernaan, pernafasan, vaskular, emosional, dan ginekologi.

Metode akupuntur biasanya akan menggunakan jenis jarum steril yang hanya sekali pakai, namun terkadang juga sesuai dimana Anda melakukan pengobatan tersebut. Selain jarum, metode lain yang biasanya diterapkan pada pengobatan akupuntur seperti bekam, pijat, laser, ramuan dan moxibustion. Ada baiknya jika Anda juga mengenali berbagai efek samping yang dapat timbul jika sampai salah memilih akupuntur yang tidak tepat atau belum ahli, antara lain:

1. Infeksi.
Pada jenis jarum yang tidak steril atau terlebih lagi telah digunakan secara berulang, maka peluang terkena infeksi maupun penyakit darah lainnya akan menjadi lebih besar. Hal ini dikarenakan jarum tersebut akan disuntikkan masuk kedalam jaringan kulit Anda.

2. Reaksi alergi.
Terdapat tehnik pengobatan spesialis akupuntur yang menggunakan bahan herbal dengan cara dibakar pada permukaan kulit, namun ternyata metode tersebut tidak cocok pada Anda, maka sudah pasti akan menimbulkan reaksi alergi yang biasanya akan berbeda pada setiap orang.

3. Cedera.
Kulit para pasien akupuntur yang dimasuki jarum, namun ternyata tidak cocok biasanya dapat menimbulkan cedera seperti menjadi kemerahan, pendarahan berulang dan nyeri yang dapat kambuh.

4. Efek samping lain.
Akupuntur harus dilakukan oleh orang yang menang sudah ahli. Hal ini karena metode pengobatan tersebut akan berpengaruh langsung pada sistem saraf dan jika sampai gagal justru dapat semakin memperparah rasa sakit, timbul depresi, insomnia dan terjadi kejang.

Beberapa efek samping negatif di atas biasanya terjadi karena ada banyak praktisi kesehatan yang melakukan pengobatan atau praktek akupuntur padahal sebenarnya pengalaman dan ilmu yang diterima masih belum sempurna. Oleh sebab itu, Anda disarankan jeli dalam memilih spesialis atau terapis pengobatan tradisional yang satu ini agar tidak salah pilih dan justru dapat membuat kondisi kesehatan lebih buruk. Selain itu, sebagai antisipasi terbaik Anda juga dapat meminta surat rujukan dari dokter untuk mendapatkan terapis akupuntur yang sudah terpercaya.

Demikian ulasan mengenai 4 hal penting yang harus Anda perhatikan terlebih dahulu sebelum memutuskan berobat ke spesialis akupuntur. Penting untuk Anda ketahui bahwa tujuan utama dari pengobatan tradisional akupuntur adalah untuk mengembalikan tingkat keseimbangan energi secara alami dari dalam tubuh sehingga ketika titik keseimbangan tersebut telah tercapai, maka tubuh tidak memerlukan jenis perawatan lain dan penyakit yang Anda derita akan sembuh dengan sendirinya. Umumnya setelah melakukan metode pengobatan yang satu ini, tubuh pasien akan menjadi rileks dan segar. Akan tetapi, hal tersebut biasanya juga akan berbeda pada setiap orang tergantung jenis penyakit yang sedang ditangani.

Share This :